Zaman sekarang
mah lucu, mentang-mentang zaman udah semakin canggih, kamera semakin berkembang
kualitasnya dan mengakibatkan laki-laki dan perempuan memiliki kecenderungan
untuk mengabadikan seseuatu hal dengan cameranya. Kalo diamati sih ya lucu aja,
banyak yang bergaya enggak wajar. Contohnya nih, bibir dimonyong-monyongin,
dipenceng-pencengin, dst malah hampir kaya orang kena sakit stroke. Hehehe. Yaa
yang wajar aja lah kalo foto, senyum secukupnya, kagak usah terlalu sampe
monyong2 gitu, hehe. Cantik itu terlahir dari hati, cirinya itu akhlaqnya juga
cantik, enggak makan dan minum sambil berdiri, sambil jalan dsb. Belajar dari
yang terkecil saja dulu, meski kecil, kalo diterapkan in syaa Allah akan
berdampak besar untuk kehidupan selanjutnya.
Cantik bukanlah dia yang sering unggah foto di media sosial memperlihatkan kecantikannya, memperlihatkan identitasdirinya yang hakikatnya diselimuti dengan nafsu agar mendapat pujian manusia. Astaghfirullah.. Bukankah lebih indah jika kecantikan yang kita miliki selalu terjaga untuk seseorang yang benar - benar Allah takdirkan untuk kita, bukan untuk konsumsi lelaki penikmat fisik. Jika dipikir secara mendalam, apa bedanya kita dengan (maaf) orang - orang tuna susila? Sedangkan kita yang telah diberi pengetahuan oleh Allah masih saja seperti orang jahiliyyah. Menjual wajah kita hanya untuk pujian dari makhluk. Laa ilaaha illallah.. Semoga Allah membuka pintu hidayah untuk kita semua, agar selalu pada aturan-Nya. Amiin.
Sebaik - baik selfy adalah muhasabah diri..
Semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar