Kenangan Kita

Dalam ruang ini aku mengenang. Celoteh anak – anak mendoakan kita. Coletah mereka dengan kepolosannya. Kau ingat di ruang itu? ...

Kamis, 17 Mei 2012

Menyikapi Masalah (bagian 1)



Memaknai positif setiap apa yang kita lihat bukanlah hal yang mudah, kita harus mempunyai dasar pemikiran atas apa yang kita ungkapkan. Apakah benar - benar baik atau sebaliknya. Memang apa yang kita inginkan belum tentu seperti realita yang ada dihadapan kita. Banyak orang membuat planning sesempurna mungkin bahkan tanpa celah, tapi jika Allah tidak menghendaki apa yang menjadi planning kita yang sempurna itu, maka semua hanya akan menjadi sebuah imaginasi kesuksesan. 

Galau?

 Iya galau. 

Hal itulah yang kemungkinan bisa saja terjadi akibat kegagalan yang dialami akibat dari kegagalan. Lantas bagaimana sikap kita dalam menghadapi permasalahan yang sudah jelas ada di hadapan kita? Apakah kita akan lari dari masalah tersebut atau menyelesaikannya dengan sebaik mungkin sesuai kemampuan kita? Jika kita hendak menyelesaikannya, lantas ada saja sebuah rasa ingin kabur menjauhi masalah, ingin menghilang dan melupakan masalah tersebut dan rasa yang demikian itulah menunjukkan betapa rendahnya emosional kita, rendahnya spiritual kita karena tidak ridho dengan ketentuanNya yang telah terjadi. 

Lantas bukankah kita telah mengingkari Rukun Iman kepada Qadha dan Qadar Allah? astaghfirullah.. jika kita pernah melakukannya, mari berusaha terus menerus bertaubat dan semoga Allah menerima taubat kita. Maka, jangan mengatur Allah dengan segala keinginan kita, tetapi sebutlah nama Allah dalam keadaan senang dan susah. Jika kita menginginkan sesuatu, maka komunikasikan kepada Allah jika baik maka mohon agar dimudahkan, jika tidak baik mohon untuk diganti dengan yang lebih baik.

Takdirkan cinta atas restu-Nya, atas pilihanNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar