Kenangan Kita

Dalam ruang ini aku mengenang. Celoteh anak – anak mendoakan kita. Coletah mereka dengan kepolosannya. Kau ingat di ruang itu? ...

Rabu, 18 Januari 2017

Cinta yang Utama



Allah yang menciptakan cinta wajib kita utamakan daripada cinta kepada yang lain. Cinta sebenarnya hanyalah milikNya, sedangkan pondasi cinta kepada sesama juga tetap ketaatan kepadaNya. Jangan sampai terbawa cinta hewani (kayak protein aja ada hewaninya, hehehe), maksudnya cinta yang akan membawa kita pada kesengsaraan abadi di akhirat nanti. Na’udzubillah. Cintailah Allah, maka Allah akan mengirimkan orang – orang yang mencintai kita, dan tentunya berpondasi ketaatan kepada Allah. Ngendikane Abu Ali ad-Daqaq “cinta itu kesenangan, sedang letak hakikatnya terletak pada ketenangannya”, so kalau cinta jangan “memeti” guys harus muthmainnah. Apalagi wanita, duh malu. So bagi kalian yang merasa laki – laki, kalau serius langsung aja datang ke wali atau jika belum siap maka sembunyikan cinta itu di dalam hati hingga waktu yang tepat. “Ah, jangan – jangan nanti keduluan yang lain lagi.” Ya iyalah, salah sendiri ndak serius.

Oya, cinta itu juga bisa muncul dari rasa kekaguman kepada seseorang lho, nah hati – hati ya. Bisa jadi kagum karena suaranya yang merdu (bukan merusak dunia lho ya..), karena kulit putih halus cantiknya, karena uangnya yang banyak, karena kecerdasannya, karena nggak ada yang mau sama gua kecuali dia (hehe, ngesakne rek). Cinta bukan seperti itu guys, kalau mencintai harus mau menerima segala kekurangan dan kelebihannya (bukan kelebihan berat badan lho ya, hehe). Bisa jadi punya kelebihan suaranya merdu, tapi dia tukang kentut (hehe), kalo tidur ngiler (nah kok bisa tahu hayo?), rokoknya luar biasa (duh kalau jadi suami bikin polusi dalam keluarga, hehe tapi  tenang.... kalau suami sayang sama keluarganya gak bakalan kok tega nyakitin keluarga meskipun dengan asap rokoknya). Kita tahu kan kalau Allah telah menumbuhkan rasa cinta disetiap hati manusia. Kalau dia benar sayang dan cinta kepada keluarganya (karena keluarga itu juga amanah guys), maka ndak bakalan mau nyakitin meski sedikitpun. Subhanallah, Maha besar Allah yang telah menciptakan sebuah cinta dan menumbuhkannya dalam hati manusia. Sekarang pertanyaannya, apakah kita sudah benar dalam menempatkan cinta dan mengelola hati kita?

Jika belum... mari kita belajar bersama...

Bukan maksudnya belajar kelompok bareng lho ya... hehehe, maksudnya belajar mengelola hati kita agar ndak kebablasan sehingga melupakan sebenar – benar cinta, Allah SWT.
#keep_istiqomah #lillah
#menuju_ridhoNya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar