UNTUKMU IMAMKU
DIMASA DEPAN
Oleh: Hasanatul
Mutmainah
Maafkan aku...
Tanganku telah terlalu
banyak menulis tentangnya...
Hatiku terlalu banyak
dikenal dan mengenalnya...
Pikiranku telah
menoleh padanya...
Hari – hariku terlalu
banyak memikirkannya...
Wahai imamku dimasa
depan...
Andai engkau adalah
dia...
Kan ku biarkan
pelabuhan hatiku ini untukmu...
Kan ku tulis berjuta
kata indah untukmu...
Kan ku ukir namamu
dihati...
Kan ku tepis segala
pikiran selain tentangmu...
Kan ku curahkan rasa
sayang untukmu...
Kan ku limpahkan rindu
ini hanya padamu...
Kan ku tundukkan wajah
ini tuk sungkem ditanganmu...
Kan ku goreskan senyum
manja ini dihadapanmu...
Wahai imamku dimasa
depan...
Penantian ini tak akan
pernah usai...
Hingga engkau berikrar
suci untukku...
Penantian ini memang
panjang...
Penantian ini memang
melelahkan...
Tapi ku belajar
bersabar untukmu...
Memantaskan diri
dihadapanNya...
Untukmu.. untuk
mujahid – mujahidah yang keluar dari rahimku...
Karena ku ingin kau tenang
bersamaku...
Ku ingin kau teduh
disampingku...
Ku ingin kau nyaman
tidur dipangkuanku...
Ku ingin kau lembut
memperlakukanku...
Ku ingin kau tulus
menerima kekuranganku...
Karena ku tak ingin
ada kepalsuan diantara kita...
Karena ku ingin hidup
berpahala denganmu...
Karena ku ingin
membina generasi kamil bersamamu...
Karena ku ingin
sehidup sesurga bersamamu...
Dari pertama kau tawarkan
genggaman...
Ketika kita
dipertemukan dalam sebuah pernikahan...
Wahai imamku dimasa
depan...
Yakinlah jika hati ini
hanya untukmu...
Aku akan taat
padamu... mengabdi padamu...
Menerima segala
kekuranganmu...
Mau bersusah payah
denganmu...
Mau menerima segala
keluh kesahmu...
Mau menerima segala
perlakuanmu...
Karena aku adalah
ladangmu...
Karena kau adalah
pemilik hatiku...
Karena bukan cinta
yang memilihmu...
Tapi Allah yang
memilihmu untuk ku cintai...
Terimalah segenap
cinta ini.. terimalah segala pengabdian ini...
Jombang, 7 Desember
2016.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar