Kenangan Kita

Dalam ruang ini aku mengenang. Celoteh anak – anak mendoakan kita. Coletah mereka dengan kepolosannya. Kau ingat di ruang itu? ...

Minggu, 25 Oktober 2015

Sadarlah Diri...!!



Keburukanmu mungkin saja akan diumbar oleh orang dekat kita sekalipun, atau bahkan dia hanya berpura-pura baik dihadapanmu, lantas ketika orang yang diajak membicarakan keburukanmu mengatakan semuanya padamu, lantas apa yang akan kamu perbuat?
Ingatlah, keburukan tak harus dibalas dengan kejahatan. Mungkin diri kurang berbuat baik kepada sesama, mungkin saja ada sedikit atau banyak dari perkataan yang menyinggung banyak orang, lantas Allah menegurmu dengan cara seperti itu.
Manusia memang terkadang seperti itu, tak perlu munafik untuk menyatakan kesalahan diri sendiri yang mungkin sudah menumpuk dan membusuk. Bahkan ada yang berkata,
“Kok kamu tetap sabar menghadapinya yang seperti itu? Padahal teman-teman yang lain sudah tidak betah dengannya, dan teman-teman juga bertanya-tanya kenapa kamu kok betah dengannya.”
Mendengatnya saja sudah membuat mata ini berkaca-kaca, diri ini sadar, mungkin ada yang diam-diam memperhatikanmu, mungkin diam-diam ada yang menjelek-jelekkan namamu dihadapan orang lain. Sadarlah diri, mungkin kamu pernah menyakiti hati orang lain seperti itu. Sadarlah diri perbuatan yang kamu anggap baik, belum tentu baik dihadapan orang. Apa lagi perbuatan busuk?
Wahai diri, tetaplah tegar! Tetaplah kuat! Allah mengujikan semua soal ini untuk kamu hadapi, bukan tuk dihindari. Sadarlah diri, kamu terlalu busuk untuk mereka yang suci, untuk mereka yang sudah baik. Lihatlah diri, kamu bisa apa? Kamu punya keunggulan apa? Apa yang bisa kamu banggakan dari diri? Sadarlah diri, tetaplah menatap kedepan. Tetaplah berbuat baik kepada semuanya, bahkan kepada orang yang menyakitimu sekalipun. Hanya dihadapan-Nya semua akan tampak, bukan penilaian manusia, bukan penilaian mereka yang masih sama-sama busuknya itu. Eh, bukan.. hanya kamu yang busuk, hanya kamu yang keruh, mereka adalah wewangian.
Seseorang tak bisa berkata, “SAYA lebih BAIK dari dia”
Jombang, 25 Oktober 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar