Kenangan Kita

Dalam ruang ini aku mengenang. Celoteh anak – anak mendoakan kita. Coletah mereka dengan kepolosannya. Kau ingat di ruang itu? ...

Jumat, 04 September 2015

Pelantikanku



Pagi ini ku segera bergegas bangun dari tempat tidur, meskipun dari semalam badan ini terasa kurang sehat. Iya, mungkin karena pagi ini adalah pagi yang special, hari ini adalah hari pelantikanku sebagai presiden mahasiswi dikampus perjuangan ini. bergegas ku ambil seperangkat alat mandiku, dan segera meluncur ke kamar mandi, ya meski engga pake papan seluncur kaya dipantai-pantai gitu sih. Selesai mandi ternyata sudah ditungguin sama salah satu anggota BEM yang lain. Sementara yang lain masih cemong-cemong belum mandi, si presmi udah rapi banget.

Selanjutnya tentang masalah tempat pelantikan, karena memang waktu yang sangat sebentar, belum sempat melobi bagian pengurus aula masjid dan soundsystem. Setelah Aida mengubungi cak Sunardi, Alhamdulillah cak-cak yang sedang melakukan pelatihan diaula bisa dipindah kelantai dasar. Segera teman-teman menyapu dan menata kursi-kursi untuk peserta pelantikan dan undangan.

Setelah menghubungi kembali pihak soundsystem, ternyata ada soundsystemnya rusak. Katanya sih terlalu mendadak menghubunginya, padahal pada sorenya udah tak hubungin tuh cak Sholikin yang mengurusi soundsystem. Tempat beres, selanjutnya masih mencari soundsytem. Setelah ada cak-cak yang member ide untuk mencari sound aktif, akhirnya bisa juga deh meskipun berlangsung sangat alot, saya salut dengan perjuangan April, Aida dkk. 

Allah, semoga hamba kuat memikul amanah ini.
Kembali isak tangis dalam batinku bergejolak, aku ingat kembali firman-Nya yang semalam membuat kedua mataku menjadi bengkak.

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh,” (QS. Al-Ahzab/33:72)

Allah.. apakah hamba ini manusia yang bodoh? Tapi bukankah Engkau memberikan amanah ini berarti Engkau percaya bahwa hamba bisa mengemban amanah ini? Allah bimbing hati ini, kuatkan pundak ini agar bisa memikul amanah besar dari-Mu ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar