Kenangan Kita

Dalam ruang ini aku mengenang. Celoteh anak – anak mendoakan kita. Coletah mereka dengan kepolosannya. Kau ingat di ruang itu? ...

Kamis, 18 Juni 2015

Sedikit cerita dibalik OSPEK 2015

OSPEK didepan mata, panitia masih kacau balau, jangankan panitia, BEM-nya saja belum terbentuk. Jujur, saya pribadi merasakan kesulitan. Saya bingung harus berunding dengan siapa, teman seangkatan BEM sibuk semua, bahkan ketika saya mengajak membahas masalah ospek malah cenderung menghindar atau entah. Dihadapkan dengan kenyataan, liburan didepan mata, secara tidak langsung akan semakin menyulitkan dalam berbagai hal, padahal harus melakukan berbagai rapat untuk membahas kepanitiaan dan lagi-lagi sampai detik ini belum jelas panitianya siapa. Untuk menyiasatinya, saya membuat pendaftaran panitia online, bukan hanya panitia saja, bahkan peserta OSPEK juga. 
 
Hal ini diharapkan memudahkan komunikasi antar sesama. Ketika saya menyebarkan sms yang berisi syarat pendaftaran online untuk panitia, saya sedikit mendapat kritikan, “ah terlalu ribet mbak” kata sesorang. Meski waktu itu pikiran saya sangat keruh dan sumpek karena terpaksa harus membuat coretan untuk anggaran dana, saya menjawab sms tersebut dengan sebaik mungkin, dan saya harap tidak menyakiti hati. Saya bingung dengan keadaan ini, mahasiswa sungguh sulit digerakkan untuk mengikuti suatu kegiatan, tetapi jika tidak ada kegiatan mereka mencemooh seenaknya dan menganggap kerja BEM tidak becus. 

Selama menjabat sebagai kementrian dalam negeri pada periode kemarin, banyak sekali komentar-komentar panas yang kerap menghujani telinga saya. Dengan rapat-rapat saya menutup telinga, bukannya tidak mendengarkan, tetapi saya menyaring perkataan mereka dan menjadikannya cermin untuk kedepannya. Sering juga teman-teman terdekat saya mengomentari apa yang saya kerjakan dan berkata kok mau-maunya sih mbak ngerjain begituan, kan banyak yang lain katanya. “yang lain siapa?” saya berfikir keras tentang itu.
Saya punya bermacam-macam impian untuk membuat kampus lebih hidup, tentunya bukan karena tangan saya sendiri, tapi juga karena seluruh elemen mahasiswa mendukung kegiatan yang diselenggarakan. 

Allah.. Kuatkan hamba untuk mengemban amanah besar ini..
Tolong hamba tuk selalu bersabar dan tegar menghadapi ujian dari-Mu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar