Kenangan Kita

Dalam ruang ini aku mengenang. Celoteh anak – anak mendoakan kita. Coletah mereka dengan kepolosannya. Kau ingat di ruang itu? ...

Jumat, 24 April 2015

Puisi: Gejolak Jiwa



Gejolak Jiwa
Oleh: Hasanatul Mutmainah

Hantaman rintik hujan memberatkan hati.
Gejolak jiwa yang menggebu membentuk gerombolan awan hitam.
Elektron-elektron menjelma menjadi petir.
Eksistensi diri menyalakan kobaran semangat.
Perlahan berkobar dan meredup.
Tapi semua berakhir mati.
Hanya debu, sisa kobaran itu.
Ku tebar, mereka terbang dan menyisakan butiran polusi.
Menyesakkan bronkus yang perlahan menyempit.
Aku terusik tentang kelamku.
Seakan mengoyak luka yang kan sembuh.
Aku tersesat dalam waktu.

Jombang, 24 April 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar