Senandung Rindu
Oleh. Hasanatul
Mutmainah
Hanya lewat
bait-bait do'a aku menghampirimu.
Lewat senandung
rindu aku menemuimu.
Menatap teduhnya
wajahmu suatu ketidakmungkinan bagiku, untuk saat ini.
Tangan ini
selalu menengadah.
Mengadu akan
kebimbangan yang tak bertepi.
Dingin menghunus
jantung yang layu.
Mungkin karena
engganku dalam bersyukur.
Bahkan cinta
yang datang selalu ku tepis.
Dalam hembus
do’a ku beradu.
Dalam hening
malam ku berharap.
Dia kan datang
menghampiriku.
Membawa
segenggam cinta dan ridho-Nya.
Jombang, 25 April 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar